kenapa hidup harus direncanakan?
semakin deket ke masa transisi dari 20-21 dan hal-hal laen yg menyangkut transisi hidup-ku yg lebih ber’pengaruh’ daripada ultah itu sendiri, aku makin banyak berpikir.
berpikir kenapa hidup harus sampe segitunya direncanakan? apa segitu pentingnya punya rencana? apa guna rencana kalo pada akhirnya, rencana tinggal rencana? yah khan? I used to be this person who believed in long-term plans, (dulu: percaya abis lulus kuliah 2 thn kemudian akan menikah! haha! *lha sekarang mah, kagak mungkin! =p*) karena pernah segitu percaya nya sama rencana masa depan tp toh akhirnya bubar, yah aku jadi berubah haluan pemikiran dong!
I’ve become a person without any long-term plans. i know this sounds horrible to some of u, but believe me, i’m ok with it- fact: i love it! haha!
sekarang, bagi ku hidup adalah hidup yg harus dijalani dengan hati yg ringan tanpa beban, tanpa embel2 "ntar gini khan?" dan tanpa "ntar abis ini apa?"
what’s next? is a good question, but not so much for me, though. it’s just that i like the way i live my life today. and believe me, i do have plans… but not so much like, in 2 years time i’ll…
i don’t expect ppl to be in the same line as i do, but at least i’ve said it out.
i don’t plan on life. i live on life. =)